Kedengarannya aneh, tapi penelitian terbaru menunjukkan bahwa cairan tubuh seperti keringat, air mata, bahkan darah dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik — dan dunia farmasi ikut ambil bagian!
Para peneliti sedang mengembangkan biosensor dan bio-battery yang bisa ditanam di dalam tubuh untuk memantau kadar glukosa, tekanan darah, atau detak jantung tanpa perlu baterai eksternal. Energi diperoleh dari reaksi kimia alami tubuh.
Bayangkan, suatu hari nanti alat medis seperti pacu jantung atau sensor gula darah tidak perlu diganti baterainya — cukup “diisi” oleh tubuh sendiri!
Farmasis berperan dalam merancang bahan biokompatibel dan reaksi kimia yang aman agar teknologi ini tidak merusak jaringan.
Ini adalah wujud nyata dari farmasi bioelektronik, di mana ilmu kimia, biologi, dan teknologi bersatu untuk menciptakan sistem kesehatan yang benar-benar terintegrasi dengan tubuh manusia.
📌 Ikuti Akun Sosial Media Resmi Kita di:
📍 Official Account: @ummadacirebon
📍 Fakultas Farmasi: @farmasi.ummada
📍 Fakultas Ilmu Kesehatan: @fikes.ummada
📍 Fakultas Ekonomi, Sosial & Humaniora: @feshum.ummada
🌍 Website Resmi: ummada.ac.id
🎥 YouTube: @ummadacirebon
📩 E-Mail: [email protected] / [email protected]




