Banyak orang menganggap tidur hanya waktu untuk mengistirahatkan tubuh. Padahal, saat kita tidur, otak justru bekerja keras melakukan pembersihan dari sisa-sisa aktivitas harian.
Dalam dunia kesehatan, proses ini disebut glymphatic system — sistem “pembersih otak” yang hanya aktif saat tidur. Cairan otak akan mengalir di antara jaringan saraf, membersihkan sisa protein dan zat kimia yang bisa menyebabkan gangguan seperti Alzheimer jika menumpuk terlalu lama.
Selain itu, tidur yang cukup juga berperan penting dalam keseimbangan hormon, daya tahan tubuh, dan fungsi memori. Orang yang sering begadang lebih rentan stres, sulit fokus, bahkan mengalami gangguan metabolisme.
Para ahli farmasi dan kesehatan meneliti hubungan antara kualitas tidur dan efektivitas terapi, karena ritme sirkadian (jam biologis tubuh) berpengaruh pada cara tubuh menyerap dan memproses zat aktif alami maupun sintetik.
Tidur bukan kemalasan — tapi bagian dari “maintenance” alami tubuh agar tetap berfungsi optimal.
📌 Ikuti Akun Sosial Media Resmi Kita di:
📍 Official Account: @ummadacirebon
📍 Fakultas Farmasi: @farmasi.ummada
📍 Fakultas Ilmu Kesehatan: @fikes.ummada
📍 Fakultas Ekonomi, Sosial & Humaniora: @feshum.ummada
🌍 Website Resmi: ummada.ac.id
🎥 YouTube: @ummadacirebon
📩 E-Mail: [email protected] / [email protected]





