Bagi mahasiswa farmasi, laboratorium bukan sekadar tempat praktikum—itu adalah “dapur ilmu” tempat lahirnya formula obat. Setiap tetes cairan, setiap suhu pemanasan, hingga waktu pengadukan punya makna tersendiri.
Dalam laboratorium, farmasis belajar menjadi ilmuwan sejati: disiplin, teliti, dan sabar. Kesalahan kecil seperti perbedaan 0,1 gram bisa mengubah hasil eksperimen. Tapi di balik keseriusan itu, ada seni—bagaimana mencampur bahan kimia hingga menghasilkan warna, tekstur, atau stabilitas sempurna.
Fakta menariknya, setiap negara punya standar laboratorium farmasi tersendiri untuk menjamin keamanan dan akurasi riset. Indonesia, melalui BPOM dan ISO, terus memperbarui standar agar kualitas riset farmasi kita setara dengan dunia internasional.
📌 Ikuti Akun Sosial Media Resmi Kita di:
📍 Official Account: @ummadacirebon
📍 Fakultas Farmasi: @farmasi.ummada
📍 Fakultas Ilmu Kesehatan: @fikes.ummada
📍 Fakultas Ekonomi, Sosial & Humaniora: @feshum.ummada
🌍 Website Resmi: ummada.ac.id
🎥 YouTube: @ummadacirebon
📩 E-Mail: [email protected] / [email protected]





