Dosis obat tidak ditentukan secara sembarangan. Dalam farmasi, perhitungan dosis mempertimbangkan usia, berat badan, fungsi organ, hingga kondisi penyakit pasien. Pada anak-anak, dosis sering kali dihitung berdasarkan berat badan agar aman dan efektif.
Kesalahan dosis, baik terlalu rendah maupun terlalu tinggi, dapat memengaruhi hasil terapi. Oleh karena itu, apoteker melakukan verifikasi resep sebelum obat diberikan kepada pasien.
Fakta ini menunjukkan bahwa farmasi adalah ilmu yang menuntut ketelitian tinggi. Setiap miligram memiliki arti penting bagi keselamatan pasien.
Profesionalisme dan ketelitian menjadi kunci dalam praktik kefarmasian.
π Ikuti Akun Sosial Media Resmi Kita di:
π Official Account: @ummadacirebon
π Fakultas Farmasi: @farmasi.ummada
π Fakultas Ilmu Kesehatan: @fikes.ummada
π Fakultas Ekonomi, Sosial & Humaniora: @feshum.ummada
π Website Resmi: ummada.ac.id
π₯ YouTube: @ummadacirebon
π© E-Mail: [email protected]
/ [email protected]





