Setelah obat beredar di pasaran, tugas farmasi belum selesai. Ada sistem bernama farmakovigilans, yaitu pemantauan efek samping obat secara berkelanjutan. Tujuannya untuk mendeteksi efek yang mungkin tidak terlihat saat uji klinis.
Tenaga kesehatan dan masyarakat dapat melaporkan reaksi obat yang tidak diinginkan. Data tersebut dianalisis untuk memastikan keamanan jangka panjang.
Hal ini membuktikan bahwa pengawasan obat adalah proses dinamis. Keamanan pasien selalu menjadi prioritas utama dalam setiap tahap siklus hidup obat.📌 Ikuti Akun Sosial Media Resmi Kita di:
📍 Official Account: @ummadacirebon
📍 Fakultas Farmasi: @farmasi.ummada
📍 Fakultas Ilmu Kesehatan: @fikes.ummada
📍 Fakultas Ekonomi, Sosial & Humaniora: @feshum.ummada
🌍 Website Resmi: ummada.ac.id
🎥 YouTube: @ummadacirebon
📩 E-Mail: [email protected]
/ [email protected]





