Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang menyerang paru-paru dan dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya. Pengobatan TB memerlukan obat-obatan khusus yang harus diminum dalam waktu yang lama untuk memastikan bakteri TB benar-benar hilang. Salah satu jenis obat yang digunakan adalah obat antituberkulosis (OAT) seperti Rifampisin, Isoniazid, dan Pirazinamid.
Penting bagi pasien yang mengonsumsi obat TB untuk mengikuti petunjuk pengobatan dengan ketat, karena jika pengobatan dihentikan terlalu cepat atau tidak sesuai dosis, bakteri TB dapat menjadi resisten terhadap obat, yang membuat pengobatan menjadi lebih sulit.
Apoteker berperan dalam mengedukasi pasien tentang pentingnya kepatuhan terhadap pengobatan TB dan mengawasi potensi interaksi obat antara OAT dengan obat lain yang sedang dikonsumsi pasien.
π Ikuti Akun Sosial Media Resmi Kita di:
π Official Account: @ummadacirebon
π Fakultas Farmasi: @farmasi.ummada
π Fakultas Ilmu Kesehatan: @fikes.ummada
π Fakultas Ekonomi, Sosial & Humaniora: @feshum.ummada
π Website Resmi: ummada.ac.id
π₯ YouTube: @ummadacirebon
π© E-Mail: [email protected]





