Farmasi Forensik: Ketika Detektif Bekerja di Dalam Laboratorium

anatomi

Dunia farmasi tidak melulu soal menyembuhkan, tapi juga soal mengungkap kebenaran. Farmasi forensik adalah cabang ilmu yang membantu kepolisian memecahkan kasus melalui analisis kimia.
​Deteksi Racun: Ahli farmasi (Toksikolog) mampu mendeteksi keberadaan zat asing dalam tubuh bahkan dalam kadar yang sangat kecil (mikrogram) meski kejadiannya sudah berlalu lama.
​Analisis Obat Terlarang: Mereka bertugas memastikan apakah sebuah zat termasuk narkotika baru yang berbahaya atau senyawa kimia legal, guna membantu penegakan hukum.
​Pelacak Jejak Kimia: Dari sampel rambut atau kuku, seorang ahli farmasi bisa membaca riwayat konsumsi zat seseorang selama berbulan-bulan ke belakang.
​Ilmu ini membuktikan bahwa farmasi adalah kunci penting dalam keadilan dan keamanan negara.📌 Ikuti Akun Sosial Media Resmi Kita di:
📍 Official Account: @ummadacirebon
📍 Fakultas Farmasi: @farmasi.ummada
📍 Fakultas Ilmu Kesehatan: @fikes.ummada
📍 Fakultas Ekonomi, Sosial & Humaniora: @feshum.ummada
🌍 Website Resmi: ummada.ac.id
🎥 YouTube: @ummadacirebon
📩 E-Mail: [email protected]
/ [email protected]
.