Logo Ular dan Cawan di Dunia Farmasi

tgg

Setiap obat memiliki masa kedaluwarsa yang ditentukan melalui uji stabilitas ketat. Peneliti menguji obat pada berbagai suhu dan tingkat kelembapan untuk memastikan zat aktifnya tetap stabil, aman, dan efektif hingga batas waktu tertentu. Setelah melewati tanggal tersebut, potensi obat bisa menurun atau berubah secara kimia.

Menariknya, bentuk sediaan sangat memengaruhi stabilitas. Sirup dan suspensi biasanya lebih cepat rusak dibanding tablet karena mengandung air. Itulah mengapa beberapa obat cair harus dihabiskan dalam waktu tertentu setelah dibuka. Ilmu farmasetika mempelajari bagaimana kemasan, cahaya, oksigen, dan suhu memengaruhi kualitas obat.

Peran apoteker penting dalam mengedukasi masyarakat agar tidak sembarangan menyimpan obat di tempat lembap seperti kamar mandi. Penyimpanan yang tepat menjaga efektivitas terapi dan keselamatan pasien.📌 Ikuti Akun Sosial Media Resmi Kita di:
📍 Official Account: @ummadacirebon
📍 Fakultas Farmasi: @farmasi.ummada
📍 Fakultas Ilmu Kesehatan: @fikes.ummada
📍 Fakultas Ekonomi, Sosial & Humaniora: @feshum.ummada
🌍 Website Resmi: ummada.ac.id
🎥 YouTube: @ummadacirebon
📩 E-Mail: [email protected]
/ [email protected]
.