Dalam dunia farmasi, tidak semua obat boleh dihentikan secara tiba-tiba. Beberapa jenis obat, terutama yang digunakan dalam jangka panjang, harus dihentikan secara bertahap sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Penghentian mendadak bisa menyebabkan gejala “withdrawal” atau kekambuhan kondisi yang lebih parah. Contohnya pada obat untuk tekanan darah, gangguan mental, atau hormon tertentu.
Tubuh yang sudah terbiasa dengan obat tersebut membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri ketika penggunaannya dihentikan. Oleh karena itu, dokter atau apoteker biasanya akan menurunkan dosis secara perlahan.
Farmasi menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan penggunaan obat, termasuk cara menghentikannya.
Fakta ini penting agar masyarakat tidak sembarangan menghentikan pengobatan tanpa konsultasi.📌 Ikuti Akun Sosial Media Resmi Kita di:
📍 Official Account: @ummadacirebon
📍 Fakultas Farmasi: @farmasi.ummada
📍 Fakultas Ilmu Kesehatan: @fikes.ummada
📍 Fakultas Ekonomi, Sosial & Humaniora: @feshum.ummada
🌍 Website Resmi: ummada.ac.id
🎥 YouTube: @ummadacirebon
📩 E-Mail: [email protected]
/ [email protected]
.





