Tahukah kamu bahwa molekul bisa “bertangan”? Dalam kimia farmasi, istilah ini disebut isomer optik, yaitu molekul yang memiliki bentuk cermin seperti tangan kiri dan kanan—disebut enansiomer. Meski tampak identik secara kimia, efek biologinya bisa sangat berbeda!
Fenomena ini sangat penting dalam dunia farmasi dan kesehatan karena tubuh manusia sering kali hanya “mengenali” salah satu bentuk tangan molekul tersebut. Misalnya, satu enansiomer bisa bersifat terapeutik, sedangkan pasangannya bisa tidak aktif, bahkan berbahaya.
Inilah alasan mengapa para ahli farmasi dan kimiawan harus teliti dalam menentukan konfigurasi stereoisomer suatu senyawa. Produksi obat atau senyawa aktif dengan orientasi molekul yang salah bisa mengubah efek fisiologis secara drastis.
Ilmu ini juga menjadi dasar perkembangan obat berbasis enansiomer tunggal yang lebih efektif dan aman. Penemuan ini membuka jalan menuju era farmasi yang lebih presisi, di mana struktur molekul disesuaikan untuk berinteraksi sempurna dengan sistem biologis manusia.
Jadi, di balik setiap penelitian farmasi, ada dunia mikroskopik yang penuh “tangan-tangan kimia” yang menentukan masa depan kesehatan kita.
📌 Ikuti Akun Sosial Media Resmi Kita di:
📍 Official Account: @ummadacirebon
📍 Fakultas Farmasi: @farmasi.ummada
📍 Fakultas Ilmu Kesehatan: @fikes.ummada
📍 Fakultas Ekonomi, Sosial & Humaniora: @feshum.ummada
🌍 Website Resmi: ummada.ac.id
🎥 YouTube: @ummadacirebon
📩 E-Mail: [email protected] / [email protected]





