Anemia pada remaja merupakan salah satu masalah kesehatan yang perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi kebugaran, konsentrasi, dan aktivitas sehari-hari. Anemia terjadi ketika kadar hemoglobin dalam darah berada di bawah batas normal. Hemoglobin berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh, sehingga kadar yang rendah dapat membuat tubuh lebih mudah mengalami kelelahan.
Remaja memiliki kebutuhan nutrisi yang cukup tinggi karena sedang mengalami masa pertumbuhan. Pada remaja putri, risiko anemia dapat meningkat karena kehilangan darah selama menstruasi. Kondisi tersebut membuat kebutuhan zat besi menjadi lebih penting. Risiko juga dapat meningkat apabila pola makan kurang beragam, sering melewatkan waktu makan, atau terlalu membatasi jenis makanan tertentu.
Beberapa gejala anemia yang perlu diperhatikan antara lain mudah lelah, tubuh terasa lemas, pusing, sulit berkonsentrasi, wajah atau bagian dalam kelopak mata tampak pucat, serta jantung berdebar. Namun, gejala tersebut tidak selalu berarti seseorang mengalami anemia. Pemeriksaan kadar hemoglobin oleh tenaga kesehatan diperlukan untuk membantu memastikan kondisi tersebut.
Pencegahan anemia dapat dimulai dari kebiasaan makan bergizi seimbang. Sumber zat besi dapat diperoleh dari daging, ikan, telur, hati, kacang-kacangan, dan berbagai sayuran. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin C, seperti jeruk, jambu biji, atau pepaya, juga dapat membantu penyerapan zat besi dari makanan. Sebaliknya, kebiasaan mengonsumsi teh atau kopi berdekatan dengan waktu makan dapat mengurangi penyerapan zat besi.
Penggunaan tablet tambah darah atau suplemen zat besi juga perlu dilakukan sesuai anjuran tenaga kesehatan. Jangan mengonsumsi suplemen secara sembarangan karena kebutuhan dan kondisi setiap individu berbeda.
Jangan biarkan anemia menghambat aktivitas dan prestasi remaja. Kenali risikonya, terapkan pola makan bergizi, dan lakukan pemeriksaan bila muncul gejala yang mengkhawatirkan. Untuk mendapatkan edukasi kesehatan dan informasi kefarmasian yang terpercaya, mari ikuti informasi dari Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan (UMMADA) Cirebon





